Kota Tomohon Ketambahan 3 Orang Sembuh Covid-19

TOMOHON, (wartasulut)– Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon merilis data terbaru perkembangan Covid-19. Dimana warga Tomohon yang sebelumnya dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, kini dinyatakan sembuh. Kini total yang dinyatakan sembuh menjadi 14 orang,

Ketiga warga terakhir dinyatakan sembuh adalah perempuan berusia 45 tahun dari Tomohon Selatan, perempuan 72 tahun dari Tomohon Selatan serta perempuan 50 tahun dari Tomohon Selatan. Ketiganya menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daeerah (RSUD) Anugerah Tomohon.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon Yelly Potuh SS didampingi Ellen Timmerman dan dr maria Sugiarto mengatakan, yang meninggal dunia tetap 3 orang, selesai dipantau dan dinyatakan sehat 1.389 orang, selesai tracing 1.118 orangpelaku perjalanan 1.437 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 41 orang, PD 25 orang. (sml)

Eman Hadiri Rapat Pembahasan Panduan Penyelenggaraan Ibadah Bersama Forkopimda Tomohon

TOMOHON (wartasulut)—Dalam menghadapi penerapan New Normal Life di tengah pandemic Covid-19, Pemerintah Kota Tomohon tampak serius dalam mempersiapkannya. Tampak dalam pembahasan panduan penyelenggaraan kegiatan keagamaan dirumah ibadah dalam mewujudkan masyarakat produktif dan aman Covid-19.

Wali kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak CA melakukan rapat Pembahasan Forum Koordinasi Daerah (Forkopimda) Kota Tomohon, di ruang rapat Wali kota, Rabu (10/06/2020).

Rapat diikuti Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tomohon Djemmy J Sundah SE, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tomohon Immanuel Richendry Hot SH MH, Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf Slamet Raharjo SSos MSi, Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot SIK MH, Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan dan para kepala perangkat daerah Kota Tomohon.

‘’Untuk beribadah di tempat ibadah nantinya, tentunya harus memperhatikan ptotokol kesehatan tentang Covid-19 yakni dengan menjaga jarak dan menghindari saling bersentuhan. Kita harus benar-benar mamatuhi imbauan, anjuran bahkan aturan yang nantinya diberlakukan,’’ ujar wali kota.

Pembahasan lainnya adalah soal pemulihan aktivitas perekonomian di sektor perdagangan, perindustrian, pariwisata, koperasi dan UKM, perhubungan serta ketenagakerjaan di masa Pandemi Covid-19 dan new normal life.

Usai rapat, dilanjutkan dengan peninjauan di rumah ibadah yakni Masjid Al-Mujahidin Matani Tiga, Gereja GPdI Tomohon, GMIM Maranatha Paslaten. Peninjauan juga dilakukan di lokasi pariwisata Tisiri’ Rurukan. (sml)

Pemkot Tomohon Dapat Penghargaan Kapabilitas APIP

TOMOHON (wartasulut)– Wali Kota Jimmy Feidie Eman SE Ak CA menerima Piagam Penghargaan Level 3 Kapabilitas Aparat Pengawasan  Internal {emerintah (APIP) dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Selasa (09/06/2020).

Penyerahan diserahkan oleh Kepala BPKP Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Dr Setya Nugraha SE MIBA kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon karena dinilai berhasil meningkatkan tata kelola pembangunan  dan keuangan.

Dalam menyerahkan piagam penghargaan tersebut, Nugraha berharap ke depan bias ditingkatkan lagi pada level selanjutnya.

“Berada pada level tiga, berarti APIP di Inspektorat Kota Tomohon sudah mampu menilai efisiensi, efektivitas, ekonomis suatu kegiatan dan mampu memberikan konsultasi pada tata kelola, manajemen risiko dan pengendalian intern. Hal ini tentunya merupakan sebuah prestasi yang patut dibanggakan,’’ kata Nugraha.

Mendampingi Wali Kota Jimmy Feidie Eman, Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan, Sekretaris Kota Ir Harold V Lolowang MSc MTh dan Inspektur Kota Jeane Bolang SH MH.  (sml)

 

Menghadapi New Normal Life, Pemkot Tomohon Pulihkan Aktifitas Perekonomian

TOMOHON (wartasulut)—Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak CA memimpin rapat pembahasan pemulihan aktifitas perekonomian di masa Pandemi Covid-19, yaitu seputran sektor Perdagangan, Perindustrian, Pariwisata, Koperasi dan UMKM, Ketenagakerjaan serta Perhubungan, Selasa (9/6/2020).

Dimasa pandemic Covid-19, sektor-sektor tersebut tidak bisa bergerak dengan ditutupnya sarana dan prasarana yang berhubungan denga sector-sektor tersebut.

“Dalam menghadapi New Normal Life, kita harus memulihkan perekonomian di Kota Tomohon. Tentunya harus memperhatikan protokol kesehatan dan tetap mengikuti anjuran dan imbauan dari pemerintah,” ujar Eman.

Hadir pada rapat pembahasan tersebut, Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan, Sekretaris Kota Ir Harold V Lolowang MSc MTh, para asisten serta kepala-kepala satuan kerja perangkat daerah terkait. (sml)

 

 

Kota Tomohon Ketambahan Pasien Sembuh dari Covid-19

TOMOHON (wartasulut)—Gugus Tugas Percepatan Percepatan Penanganan Covid-19 melalui Juru Bicara Yelly Potuh SS kembali merilis perkembangan terbaru data Covid-19 di Kota Tomohon.

Terhitung ada 3 warga Tomohon yang dinyatakan sembuh dari Covid-19, setelah menjalani perawatan. Dengan demikian, total yang sembuh dari Kota Tomohon kini berjumlah 11 orang dengan sebaran, 5 dari Kecamatan Tomohon Tengah dan 6 dari Kecamatan Tomohon Selatan.

Sementara yang meninggal dunia tetap 3 sedangkan yang terkonfirmasi positif bertambah 1 sehingga total kasus Covid-19 di Kota Tomohon hingga Selasa (9/6/2020) hari ini menjadi 34 orang dari sebelumnya 33 orang.

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak CA kembali meminta kepada kepada masyarakat agar terus menaati protokol kesehatan dalam beraktifitas.

”Tetap jaga jarak, sering mencuci tangan di air mengalir dengan menggunakan sabun, tidak berkerumum, trerus bedoa, tidak keluar rumah jika tidak mendesak dan mengonsumsi makanan bergizi,” ujar Eman.

Maklumat Kapolri dan Maklumat Wali Kota lanjutnya, harus juga dipatuhi. Karena, Maklumat tersebut adalah cara-cara menghindari menyebarnya Covid-19. (sml)

 

Eman Ajak Masyarakat Menanam Bahan Pangan Ditengah Pandemi Covid-19

TOMOHON (wartasulut)—Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak CA yang juga selaku Penatua Pria Kaum Bapa Jemaat GMIM Maranatha Paslaten melakukan penanaman bibit rica di Perkebunan Eris di Kelurahan Talete Satu Kecamatan Tomohon Tengah, Senin (8/06/2020).

Penanaman bibit rica ini untuk memberdayakan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 khususnya di Jemaat GMIM Maranatha Paslaten.

Dalam sambutannya Wali kota Tomohon mengatakan, hendaknya warga masyarakat Kota Tomohon jikalau hendak datang ke kebun janganlah hanya piknik semata, tapi sebaiknya melakukan sesuatu yang positif dan bermanfaat contohnya seperti menanam bahan-bahan makanan dan bahan kebutuhan sehari-hari.

“Ajari anak-anak kita tentang cara mengolah lahan serta cara-cara menanam sayur, bawang, rica, tomat umbi-umbian, padi dan jagung serta tanaman pangan lainnya.ditanami sehingga mendapatkan nilai tambah dan pengetahuan yang luas ketika kita bersama anak-anak ke kebun atau ke sawah,” ujar Eman.

“Mari kita galakkan menanam untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi dan untuk memenuhi ketersediaan pangan bagi keluarga dan masyarakat,” tukasnya.

Hadir juga dalam penanaman bibit rica antara lain Sekretaris Umum Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM Pdt Evert Tangel STh M PdK, Ketua BPMJ GMIM Maranatha Paslaten Pdt Santje Tangel-Tombeg M Teol, Pdt Roy Marthen Langow M Teol, (Pendeta di Jemaat GMIM Maranatha Paslaten), Penyuluh Pertanian Lucky Wuwung, dan anggota Jemaat GMIM Maranatha Paslaten. (sml)

 

Eman Ajak Masyarakat Berperan Aktif Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19

TOMOHON (wartasulut)—Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak CA  membuka sekaligus membawakan materi pada kegiatan Webinar bertajuk “Masyarakat Berdamai dengan Covid-19 di Era New Normal”, yang dilaksanakan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Tomohon yang bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tomohon, Minggu (07/06/2020).

Dalam materinya Eman mengatakan, sangat mengharapkan peran masyarakat dalam upaya mencegah dan menanggulangi Covid-19.

Dalam materinya juga, wali kota mengatakan topik yang diangkat dalam Webinar tersebut sangat penting bagi masyarakat dalam upaya Pencegahan dan penanggukangan Covid-19.

‘’Merupakan tugas pemerintah di tengah Pandemi Covid-19 ini adalah mensosialisasikan dan melaksanakan protokol kesehatan kepada masyarakat. Tujuannya adalah agar masyarakat tetap dalam keadaan baik dan kesehatannya terjaga,’’ kata Eman seraya berharap masyarakat dapat menunjukkan perannya dalam penanganan Covid-19, bermitra bersama pemerintah  dalam mencegah dan menanggulangi virus ini.

Pemerintah Kota Tomohon lanjut wali kota, telah melakukan berbagai upaya dalam menangani Covid-19 seperti menerbitkan SK Wali Kota Nomor 159 tahun 2020 tentang Pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, menerbitkan Maklumat Wali Kota Tomohon Nomor 67/WKT/IV-2020 tentang  Penegasan Imbauan Pemerintah dalam Penanganan Covid-19 di Kota Tomohon.

Selain itu telah menerbitkan SK Wali Kota Tomohon Nomor 162 tanggal 9 April 2020 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Non Alam Covid-19 di Kota Tomohon serta menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak dan kegiatan lainnya.

‘’Kami juga sementara menyiapkan surat edaran yang nantinya menjadi acuan pelaksanaan new normal life di Kota Tomohon,’’ tukasnya seraya mengaprsiasi LPM Kota Tomohon yang begitu peduli dan proaktif melaksanakan kegiatan seperti ini.

Selain wali kota, pemateri lainnya adalah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado.

Ketua LPM Kota Tomohon DFr Rooije RH Rumende SSi Mkes mengepresiasi Wali Kota Tomohon bersama Forkopimda yang telah merespons dan menjadi pemateri dalam kegiatan yang dilaksanakan. ”Tentunya ini menjadi langkah awal dalam kita menjalani new normal life dan menjadi acuan bagi kita dalam melaksanakannya sehari-hari,” kata Rumende. (sml)

Kota Tomohon Ketambahan Dua Kasus Positif Covid-19

TOMOHON, (wartasulut)— Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon kembali merilis data terbaru dimana Kota Tomohon kembali ketambahan 2 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan bertambahnya 2 kasus baru ini, Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak CA kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat tentang protokol kesehatan dan Maklumat Kapolri serta Maklumat Wali Kota tentang Covid-19, dan saling menegur dan mengingatkan jika ada teman, tetangga, atau kerabat yang melanggar protokol kesehatan.

“Masyarakat harus saling mengingatkan, mengawasi, dan menegur jika ada yang sudah melanggar protokol kesehatan,” ujar Eman.

Dua kasus terakhir yang terkonfirmasi positif Covid-19, di mana kedua-duanya berasal dari Kecamatan Tomohon Selatan, jumlah kasus di Kota Tomohon sudah 33 orang, dengan rincian 3 orang meninggal dunia, 8 orang sembuh dan 22 orang sementara dirawat di rumah sakit baik yang berada di Kota Tomohon maupun di Kota Manado.

Juru BIcara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon Yelly Potuh SS mengatakan, yang selesai dipantau bejumlah 1.379 orang, dilakulkan tracing 1.011 orang. Hasil test reaktif sebanyak 57 orang, Pelaku Perjalanan 1.425 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 41 orang serta Pasien Dalam Pengawasan (PDP sebanyak 24 orang. (sml)

 

Masyarakat Tomohon Berdamai Dengan Covid-19 di Era New Normal

TOMOHON (wartasulut)—Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak CA membuka kegiatan sekaligus membawakan materi pada kegiatan Webinar “Masyarakat berdamai dengan covid-19 di era new normal” yang dilaksanakan oleh LPM Kota Tomohon kerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tomohon dan diikuti oleh unsur Forkopimda dan masyarakat Kota Tomohon.

Salah satu tugas pemerintah di masa pandemi ini adalah mensosialisasikan dan melaksanakan protokol kesehatan kepada masyarakat. Tujuannya adalah agar masyarakat tetap dalam keadaan baik dan kesehatannya terjaga.

“Masyarakat diharapkan dapat menunjukkan perannya dalam penanganan covid-19, bermitra bersama pemerintah  dalam mencegah dan menanggulangi Covid-19 ini,” ujar Eman.

Upaya penanganan Covid-19 di Kota Tomohon diantaranya mengeluarkan SK Walikota nomor 159 tahun 2020 tentang pembentukan gugus tugas percepatan penanganan covid-19, Maklumat Wali kota Tomohon nomor 67/WKT/IV-2020 tentang  penegasan himbauan pemerintah dalam penanganan covid-19 di Kota Tomohon. Mengeluarkan SK Walikota Tomohon nomor 162 tanggal 9 April 2020 tentang status tanggap darurat bencana non alam covid-19 di Kota Tomohon. Begitu juga dengan menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak covid-19.

“Saat ini Pemerintah Kota Tomohon sementara menyiapkan peraturan Wali kota yang nantinya menjadi acuan pelaksanaan new normal life di Kota Tomohon, dengan pandemi ini telah membawa masyarakat pada perilaku/cara hidup yang baru dan penuh dengan kehati-hatian dan kewaspadaan,” lanjut Wali kota.

Walikota Tomohon pada kesempatan ini memberikan apresiasi kepada pengurus LPM Kota Tomohon yang di pimpin Dr Rooije RH Rumende SSi MKes bersama seluruh panitia penggagas dan pelaksana bahkan para narasumber yang memberikan materi dan pandangannya dalam kegiatan ini serta masyarakat yang turut serta.

Para pemateri dalam kegiatan ini adalah seluruh Forkopimda Kota Tomohon bersama pakar kesehatan yaitu Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. (sml)

Kota Tomohon Kembali Ketambahan Dua Kasus Positif Covif-19

TOMOHON, (wartasulut)— Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon yang disampaikan Juru bicara Yelly Potuh SS mengatakan, Kota Tomohon kembali ketambahan dua kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Dua kasus terkonfidmasi postif Covid-19 ini berasal dari Kecamatan Tomohon Selatan, sehingga jumlah kasus Terkonfirmasi Positif di Kota Tomohon berjumlah 33 orang, dengan rincian, 3 orang meninggal dunia, 8 orang sembuh dan 22 orang sementara dirawat di rumah sakit baik yang berada di Kota Tomohon maupun di Kota Manado.

Potuh juga menambahkan, yang selesai dipantau berjumlah 1.379 orang, dilakulkan tracing 1.011 orang. Hasil test reaktif sebanyak 57 orang, Pelaku Perjalanan 1.425 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 41 orang serta Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 24 orang.

Wali kota meminta kepada masyarakat untuk saling mengingatkan tentang protokol kesehatan dan Maklumat Kapolri serta Maklumat Wali Kota tentang Covid-19.

‘’Masyarakat hendaknya saling mengingatkan, saling mengawasi. Jika melihat atau mengetahui ada yang tidak patuh, segeralah ditegur atau diingatkan tentang bahaya yang akan ditimbulkan,’’ ujar Eman.(sml)