PDP Bukan Covid-19 di Tomohon Berjumlah 28 Orang

Senin, 25 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TOMOHON, (wartasulut)— Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Tomohon kembali merilis data terbaru untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia, keluar rumah sakit dan berubah status bukan Covid-19 berjumlah 28 orang.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak CA melalui Juru Bicara Yelly Potuh SS didampingi wakilnya dr Maria Sugiarto dan Ellen Timmerman mengatakan, angka ini bertambah 2 dari sebelumnya berjumlah 26 orang.

Untuk PDP yang meninggal dunia, tercatat ada 11 orang yang hasil swab test negative. Mereka berasal dari Tomohon Utara 4 orang, Tomohon Timur 1 orang, Tomohon Tengah 1 orang, Tomohon Barat 1 orang serta Tomohon Selatan 4 orang.

Sementara yang keluar rumah sakit setelah menjalani 2 kali swab test dan dinyatakan negatif berjumlah 11 orang, berasal dari Tomohon Timur 1 orang, Tomohon Tomohon Tengah 1 orang, Tomohon Barat 1 orang serta Tomohon Selatan 5 orang.

‘’Yang tidak termasuk PDP setelah sebelumnya dinyatakan PDP berjumlah enam orang, yakni dua dari Tomohon Utara, satu Tomohon Timur, satu Tomohon Tengah, satu Tomohon Barat serta satu Tomohon Selatan,’’ jelas Potuh.

Pada bagian lain, Potuh mengungkapkan, untuk PDP yang meninggal dunia namun masih menunggu hasil swab test ada 10 orang.

Sedangkan jumlah PDP hingga Senin hari ini ada 23 orang. 12 di antaranya sementara dirawat, 10 sudah meninggal dunia dan masih menunggu hasil swab test dan 1 lainnya sudah keluar rumah sakit dan masih meniunggu hasil swab test.

Kasus terkonfirmasi positif masih tetap 18 orang, satu meninggal dunia, 5 sembuh dan 12 sementara menjalani perawatan, selesai dipantau dan dinyatakan sehat 1.353 orang, yang sudah dilakukan tracing 758 orang serta yang dinyatakan reaktif setelah menjalani rapd test ada 39 orang.

‘’Tetaplah menjaga jarak, jangan berkerumun, selalu cuci tangan, terus berdoa dan tidak meninggalkan rumah jika tidak mendesak. Patuhi anjuran, imbauan pemerintah, maklumat Kapolri serta Maklumat Wali Kota Tomohon,’’ kunci Potuh. (sml)

Berita Terkait

Johnru dan Hendrik Mamuaya Berdamai
Rumpesak: Musda Partai Golkar Kota Tomohon Segera Dilaksanakan
Ini Alasan Ketua Golkar Tomohon Dinonaktifkan
Muskot Kickboxing Indonesia Kota Tomohon Segera Digelar, Lasut: Siapa Saja Bisa Mencalonkan Diri
Pimpin Vulkan Swimming dan Finswimming Club, Febry Dien: Pendidikan Karakter Harus Ditanam Sejak Usia Dini
Caroll Senduk Percayakan Wiesye Oroh Jabat Kepala DP3AD Kota Tomohon
Mengawal Demokrasi Lokal: Harapan dan Arah Baru PWI Kota Tomohon Periode 2026–2029Nakhoda Baru di Kota Bunga: Refleksi dan Transisi Paradigma Pers Tomohon
SK Penggantian Ketua DPRD Kota Tomohon Diterima. Waworuntu: Segera Ditindaklanjuti

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:16

Johnru dan Hendrik Mamuaya Berdamai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:36

Rumpesak: Musda Partai Golkar Kota Tomohon Segera Dilaksanakan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:33

Ini Alasan Ketua Golkar Tomohon Dinonaktifkan

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03

Muskot Kickboxing Indonesia Kota Tomohon Segera Digelar, Lasut: Siapa Saja Bisa Mencalonkan Diri

Sabtu, 5 September 2026 - 21:52

Pimpin Vulkan Swimming dan Finswimming Club, Febry Dien: Pendidikan Karakter Harus Ditanam Sejak Usia Dini

Berita Terbaru

 Johnru (kanan) dan Hendrik Mamuaya (kiri) menandatangani Akta Perdamaian dihadapan Notaris

Tomohon

Johnru dan Hendrik Mamuaya Berdamai

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:16

Tomohon

Ini Alasan Ketua Golkar Tomohon Dinonaktifkan

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:33