Potuh: PDP di Kota Tomohon Terus Berkurang Jumlahnya

Jumat, 15 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TOMOHON (wartasulut)—Pemerinta Kota Tomohon melalui juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon Yelly Potuh SS menyampaikan rilis data terbaru penyebaran Covid-19, dimana Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terus berkurang.

Menurut Yelly yang sebelumya berstatus PDP, setelah dua kali swab test hasilnya negatif Covid-19 bertambah 1 orang, sehingga bukan lagi dikategorikan PDP. Pasien adalah perempuan 66 tahun dari Tomohon Selatan dan saat ini telah dipindahkan ke ruang perawatan.

Selanjutnya kata Yelly Pasien PDP meninggal bertambah 1 orang. Pasien perempuan 66 tahun dari Tomohon Selatan yang masuk RS pada 12 Mei 2020, namun pada keesokan harinya dinyatakan meninggal di RSUD Anugerah, sedangkan hasil swabnya masih ditunggu.

PDP di Kota Tomohon saat ini 4 orang sementara dirawat di RS,  sedangkan PDP yang keluar RS dengan dua kali test swab 5 orang, pasien meninggal yang hasilnya masih ditunggu 8 orang.

Yelly menambahkan pasien bukan PDP 20 orang, yaitu mereka yang sudah  meninggal dunia, sembuh dan mereka yang awalnya PDP namun kemudian dinyatakan sudah tidak termasuk kriteria PDP tapi hasil swabnya masih ditunggu.

“Pasien terkonfirmasi positif di kota Tomohon tidak ada perubahan masih tetap 9 orang dengan rincian 3 dirawat, 5 sembuh dan 1 meninggal, “tukas Potuh.

Diketahui sampai saat ini pelaku perjalanan berjumlah  1371 atau bertambah 3, orang dalam pemantauan (ODP) 20 orang (berkurang), dan tracking telah dilakukan kepada 617 orang. Selesai  dipantau dan dinyatakan sehat,1314 orang atau belum ada penambahan.

Sementara itu dalam pemeriksaan Rapid tes, 23 orang dinyatakan Reaktif dengan sebaran, (2 orang Tomohon Utara, 13 orang Tomohon tengah, 2 orang Tomohon Barat, 6 orang Tomohon Selatan). Dari 23 orang ini, 3 orang positif,6 orang hasil tes swab negatif, 12 orang menunggu hasil Swab dan 2 orang meninggal dunia. (sml)

 

Berita Terkait

Johnru dan Hendrik Mamuaya Berdamai
Rumpesak: Musda Partai Golkar Kota Tomohon Segera Dilaksanakan
Ini Alasan Ketua Golkar Tomohon Dinonaktifkan
Muskot Kickboxing Indonesia Kota Tomohon Segera Digelar, Lasut: Siapa Saja Bisa Mencalonkan Diri
Pimpin Vulkan Swimming dan Finswimming Club, Febry Dien: Pendidikan Karakter Harus Ditanam Sejak Usia Dini
Caroll Senduk Percayakan Wiesye Oroh Jabat Kepala DP3AD Kota Tomohon
Mengawal Demokrasi Lokal: Harapan dan Arah Baru PWI Kota Tomohon Periode 2026–2029Nakhoda Baru di Kota Bunga: Refleksi dan Transisi Paradigma Pers Tomohon
SK Penggantian Ketua DPRD Kota Tomohon Diterima. Waworuntu: Segera Ditindaklanjuti

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:16

Johnru dan Hendrik Mamuaya Berdamai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:36

Rumpesak: Musda Partai Golkar Kota Tomohon Segera Dilaksanakan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:33

Ini Alasan Ketua Golkar Tomohon Dinonaktifkan

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03

Muskot Kickboxing Indonesia Kota Tomohon Segera Digelar, Lasut: Siapa Saja Bisa Mencalonkan Diri

Sabtu, 5 September 2026 - 21:52

Pimpin Vulkan Swimming dan Finswimming Club, Febry Dien: Pendidikan Karakter Harus Ditanam Sejak Usia Dini

Berita Terbaru

 Johnru (kanan) dan Hendrik Mamuaya (kiri) menandatangani Akta Perdamaian dihadapan Notaris

Tomohon

Johnru dan Hendrik Mamuaya Berdamai

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:16

Tomohon

Ini Alasan Ketua Golkar Tomohon Dinonaktifkan

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:33