Belajar Tangkal Isu Mengancam Stabilitas Daerah, SAS Kunker ke Palangkaraya

Minggu, 2 April 2017

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TOMOHON (wartasulut) – Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jusak ST Pandeirot SPd MM meleksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kota Palangkaraya Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (31/3/2017).

Dalam kunjungan tersebut, Pemkot Tomohon mengikutsertakan Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Piet HK Pungus SPd. maksud kunjungan untuk konsultasi bagaimana kiat-kiat Kota Palangkaraya mengantisipasi kondisi daerah terutama menangkal isu-isu yang mengancam stabilitas daerah.

Rombongan Pemkot Tomohon diterima langsung Wali Kota Palangkaraya Dr HM Riban Satia dan Wakil Wali Kota Dr Ir Mofit Saptono didampingi  Ketua FKDM Kota Palangkaraya Suwito, Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan sekaligus Ketua Adat Dayak Andri Elya Embang.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Palangkaraya Dr Ir Mogit Saptono menjelaskan bahwa kedua forum ini menjadi barometer di Kota Palangkaraya dalam meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat terkait dengan isu-isu dan gejala serta ancaman-ancaman yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

”Forum ini dibentuk dengan harapan dapat mencegah dan memberikan pengarahan kepada masyarakat terkait isu-isu yang dapat memicu keberadaan keamanan yang ada, karena peran FKDM yaitu untuk memberikan antisipasi secara cepat terhadap masyarakat yang disebabkan oleh gangguan baik gangguan yang terjadi karena bencana alam ataupun karena ulah manusia,” terangnya.

Ditambahkannya, selain FKDM, di Kota Palangkaraya juga terdapat Forum Pembaruan Kebangsaan yang menjadi bagian strategis dalam mempertahankan stabilitas daerah dan mendukung program pemerintah.

Sementara Wakil Wali Kota Tomohon dalam penjelasannya menuturkan  Pemerintah Kota Tomohon bersama masyarakat sampai saat ini tetap mempertahankan stabilitas dalam kehidupan bermasyarakat serta keagamaan, sehingga keamanan dan kenyamanan di Kota Tomohon tetap tercipta.

Toleransi umat beragama di Kota Tomohon juga menjadi acuan, sehingga selain sebagai Kota Pendidikan Kota Tomohon dikenal juga dengan sebutan Kota Religius.

”Kami di Sulawesi Utara ada semboyan ”Torang Samua Basudara”. Dan hingga kini sangat ampuh sehingga menjadikan Sulawesi Utara dalam suasana  aman dan terkendali,” tukas Sompotan. (erl)

Berita Terkait

Caroll Senduk Percayakan Wiesye Oroh Jabat Kepala DP3AD Kota Tomohon
Mengawal Demokrasi Lokal: Harapan dan Arah Baru PWI Kota Tomohon Periode 2026–2029Nakhoda Baru di Kota Bunga: Refleksi dan Transisi Paradigma Pers Tomohon
SK Penggantian Ketua DPRD Kota Tomohon Diterima. Waworuntu: Segera Ditindaklanjuti
Wali Kota Tomohon Hadiri Rapat Paripurna Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Ketua DPRD Tomohon Terima Kunjungan Ketua LPKA Tomohon
Menteri PKP Puji Grazia Residence, Bangunan Rumah Nyaman dan Kokoh
Sekretaris DPRD Kota Tomohon Sampaikan Pesan Refleksi di Hari Jumat Agung 2026
Bapemperda DPRD Gelar Rapat Bersama Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Tomohon

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:08

Caroll Senduk Percayakan Wiesye Oroh Jabat Kepala DP3AD Kota Tomohon

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:18

Mengawal Demokrasi Lokal: Harapan dan Arah Baru PWI Kota Tomohon Periode 2026–2029Nakhoda Baru di Kota Bunga: Refleksi dan Transisi Paradigma Pers Tomohon

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:22

SK Penggantian Ketua DPRD Kota Tomohon Diterima. Waworuntu: Segera Ditindaklanjuti

Senin, 15 Juni 2026 - 09:37

Ketua DPRD Tomohon Terima Kunjungan Ketua LPKA Tomohon

Kamis, 9 April 2026 - 21:54

Menteri PKP Puji Grazia Residence, Bangunan Rumah Nyaman dan Kokoh

Berita Terbaru