Kuatkan IKM, Pemkot Bakal Bentuk Empat Kawasan Produk Unggulan

Senin, 20 November 2017

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TOMOHON (wartasulut) – Wali Kota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak mengatakan bahwa Pemkot Tomohon merencakan untuk mengangkat dan meningkatkan Industri Kecil dan Menengah (IKM), apalagi memiliki potensi menjadi produk unggulan.

“Ada empat kawasan yang direncanakan untuk dijadikan produk unggulan dalam IKM ini,” kata Eman, saat menghadiri kegiatan Forum Group Discusion (FGD) tentang Strategi penguatan IKM Melalui Kebijakan Produk Unggulan Berbasis Kawasan yang dilaksanakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian di Rog’s Café Kelurahan Kolongan Satu Kecamatan Tomohon Tengah, Senin (20/11/2017).

Dia menjelaskan, untuk keempat kawasan yang dimaksud adalah kawasan produk unggulan industri rumah panggung, kawasan produk unggulan industri bunga, kawasan produk unggulan kerajinan bambu, dan kawasan produk unggulan pangan.

“Kebijakan produk unggulan berbasis kawasan merupakan strategi yang diambil pemerintah dalam rangka penguatan IKM dengan produk yang berpotensi sebagai produk unggulan. Saat ini, masih pada tahap pembuatan kajuan, nanti akan ditetapkan dalam bentuk regulasi yang akan menjadi pedoman bagi perangkat daerah terkait  dalam program dan kegiatan pemerintah ke depan,’’ jelas Eman.

Sementara itu, Kadis Perdagangan dan Perindustrian Kota Tomohon Ruddie Lengkong SSTP menambahkan bahwa dengan adanya kawasan ini, akan memberi peluang bagi penguatan IKM dan pengembangan produk karena terintegrasinya program lintas SKPD dan keterlibatan stakeholder swasta melalui pembinaan secara kelembagaan, penyiapan dan peningkatan kualitas SDM serta ketersediaan fasilitas pemasaran.

“Kawasan-kawasan ini selain menjadi kawasan produk unggulan juga akan menjadi area destinasi wisata. Oleh karena itu, akan ada kerja sama dengan pihak travel yang difasilitasi Asita Provinsi Sulut dalam rangka promosi dan pemasaran, dengan adanya kunjungan wisata ke kawasan-kawasan produk unggulan tersebut,’’ tukas Lengkong.

FGD itu sendiri terkait dengan Proyek Perubahan Diklat Pim Tingkat 2 yang diikuti Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tomohon sebagai Project Leader.

Hadir selain nara sumber dari Staf Khusus Walikota mewakili akademisi, Dinas Perindag Provinsi Sulut, Bea Cukai Manado, Pengurus Asita Provinsi Sulut, Asosiasi Bunga Indonesia (Asbindo) Tomohon, BRI, Dekranasda Kota Tomohon serta pelaku usaha dan stakeholder terkait. (erl)

 

Berita Terkait

Menteri PKP Puji Grazia Residence, Bangunan Rumah Nyaman dan Kokoh
Sekretaris DPRD Kota Tomohon Sampaikan Pesan Refleksi di Hari Jumat Agung 2026
Bapemperda DPRD Gelar Rapat Bersama Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Tomohon
DPRD Kota Tomohon Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Wali Kota Tahun 2025
Pemkot Tomohon Serahkan Laporan Keuangan Unaudited TA 2025
Wawali Tomohon Pimpin Apel Perdana Setelah Libur Nasional
Kadis Pariwisata Tomohon Jadi Narasumber Pelatihan Pemandu Wisata Muda
Tomohon Tampilkan Tarian Kabasaran di Festival  Pecinan TMII

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 21:54

Menteri PKP Puji Grazia Residence, Bangunan Rumah Nyaman dan Kokoh

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:22

Bapemperda DPRD Gelar Rapat Bersama Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Tomohon

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:12

DPRD Kota Tomohon Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Wali Kota Tahun 2025

Senin, 30 Maret 2026 - 21:44

Pemkot Tomohon Serahkan Laporan Keuangan Unaudited TA 2025

Senin, 30 Maret 2026 - 21:37

Wawali Tomohon Pimpin Apel Perdana Setelah Libur Nasional

Berita Terbaru

Advertorial

‎DPRD Tomohon Sampaikan Rekomendasi LKPJ Wali Kota TA 2025

Jumat, 24 Apr 2026 - 22:09