Wali Kota Tomohon Apresiasi Kunjungan Tim Kemenkes

Jumat, 26 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TOMOHON (wartasulut)—Wali Kota Tomohon Caroll J A Senduk SH menerima kunjungan dan presentasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), bertempat di ruang rapat Wali Kota, Jumat (26/03/2021).

Tim Kemenkes  melalui Tim Direktorat pelayanan kesehatan tradisional memaparkan tentang Yankestrad empiris yang adalah penerapan kesehatan tradisional yang manfaat dan keamanannya terbukti secara empiris baik ramuan dan keterampilan.

“Kami menyambut baik kunjungan ini dan memberi perhatian dan apresiasi atas presentasi yang telah disampaikan Tim, segera akan kami tindaklanjuti,” ujar Wali kota Tomohon.

Kementerian Kesehatan melalui Tim Direktorat Pelayanan Kesehatan Tradisional dipimpin oleh Siti Munawaroh SKM Mkes sebagai Subkoordinator Yankestrad Empiris bersama Drg Phutut Sudibagio Dr Nasriah Damayanthie, Drs Toto Rahayu . Tim ini Diutus oleh Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kemkes RI Dr Wiendra Waworuntu MPH.

Tim Direktorat Pelayanan Kesehatan Tradisional mengatakan, asalkan Pemerintah Kota Tomohon bisa menyiapkan Lahan seluas minimal 500 m2 sd 1200 m2 untuk pembangunan  gedung ini.

Dimana tahun depan akan dialokasikan Dana DAK bidang kesehatan untuk pembangunan Griya Sehat ini.

Kunjungan tim Kemenkes juga dalam rangka untuk melaksanakan sosialisasi dan advokasi bagi Pemerintah daerah Kab/kota yg berminat untuk mengembangkan Griya Sehat sebagai Fasilitas pelayanan untuk kesehatan tradisional .

Menurut Tim Kemenkes, Kota Tomohon sangat potensial dengan alam dan juga masyarakat banyak membudidaya dan menggunakan ramuan Tanaman obat keluarga seperti Jahe, Kunyit, Temulawak dll.

Ketika Kota Tomohon akan mengembangkan Griya Sehat ini, nantinya dapat membuat proposal yang akan di sampaikan kepada Direktur Yankestrad Kemenkes RI untuk di tindak lanjut.

Selanjutnya untuk tenaga kesehatan tradisional (Nakestrad) bisa di kirim untuk yang ASN dengan beasiswa  ke institusi pendidikan di Solo dan Surabaya. Sementara menunggu Poltekkes Manado yang akan buka Program studi Nakestrad.

Nantinya griya Nakestrad ini juga akan dikembangkan sebagai bagian dari obyek wisata  tradisional begitu juga dengan upaya meningkatkan PAD dan peningkatan Ekonomi masyarakat.

Sesegera mungkin Pemerintah Kota Tomohon akan menindak lanjuti dengan proposal yang ada sesuai contoh. (sml)

Berita Terkait

Johnru dan Hendrik Mamuaya Berdamai
Rumpesak: Musda Partai Golkar Kota Tomohon Segera Dilaksanakan
Ini Alasan Ketua Golkar Tomohon Dinonaktifkan
Muskot Kickboxing Indonesia Kota Tomohon Segera Digelar, Lasut: Siapa Saja Bisa Mencalonkan Diri
Pimpin Vulkan Swimming dan Finswimming Club, Febry Dien: Pendidikan Karakter Harus Ditanam Sejak Usia Dini
Caroll Senduk Percayakan Wiesye Oroh Jabat Kepala DP3AD Kota Tomohon
Mengawal Demokrasi Lokal: Harapan dan Arah Baru PWI Kota Tomohon Periode 2026–2029Nakhoda Baru di Kota Bunga: Refleksi dan Transisi Paradigma Pers Tomohon
SK Penggantian Ketua DPRD Kota Tomohon Diterima. Waworuntu: Segera Ditindaklanjuti

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:16

Johnru dan Hendrik Mamuaya Berdamai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:36

Rumpesak: Musda Partai Golkar Kota Tomohon Segera Dilaksanakan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:33

Ini Alasan Ketua Golkar Tomohon Dinonaktifkan

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03

Muskot Kickboxing Indonesia Kota Tomohon Segera Digelar, Lasut: Siapa Saja Bisa Mencalonkan Diri

Sabtu, 5 September 2026 - 21:52

Pimpin Vulkan Swimming dan Finswimming Club, Febry Dien: Pendidikan Karakter Harus Ditanam Sejak Usia Dini

Berita Terbaru

 Johnru (kanan) dan Hendrik Mamuaya (kiri) menandatangani Akta Perdamaian dihadapan Notaris

Tomohon

Johnru dan Hendrik Mamuaya Berdamai

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:16

Tomohon

Ini Alasan Ketua Golkar Tomohon Dinonaktifkan

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:33