Kota Tomohon Ketambahan Satu PDP Reaktif

Senin, 13 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TOMOHON, (wartasulut)— Kota Tomohon ketambahan satu Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dan sementara menjalani perawatan, hingga Senin (13/4/2020). Sebanyak 818 warga Tomohon yang datang dari luar negeri maupun luar daerah sudah selesai dipantau dan dinyatakan sehat.

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Kota Tomohon Yellty Potuh SS didampingi wakil juru bicara Ellen Timmerman.

‘’Satu PDP reaktif yang bertambah adalah kasus baru, bukan hasil pemeriksaan terhadap warga yang diduga memiliki kontak erat atau kontak langsung dengan warga Tomohon Terkonfirmasi Positif Covid-19 yang meninggal dunia. Dan, saat ini sementara ditracking,’’ ujar Potuh.

PDP di Kota Tomohon sendiri hingga saat ini berjumlah 4, dua dari Tomohon Tengah dan dua Tomohon Selatan. Satu yang dirawat di RS Prof Kandouw, berkelamin perempuan, warga Kecamatan Tomohon Selatan berusia 38 tahun sudah meninggal dunia Minggu (12/4/2020) pukul 16:15 Wita dan langsung dimakamkan menggunakan protokol Covid-19.

Almarhumah masuk RSUD Anugerah Tomohon pada 8 April karena mengeluh batuk dan sesak napas dan langsung dirujuk ke RS Prof Kandow Manado. Besoknya, dinyatakan berstatus PDP.

‘’Hasil pemeriksaan selanjutnya masih ditunggu. Kita berharap hasilnya negative,’’ tambah Potuh.

Untuk warga yang ditracking, hingga saat ini berjumlah 164 orang. 119 di antaranya telah dirapid test, hasilnya non reakatif. Positif Covid-19 masih sama yakni 2, satu sementara dirawat di RS Prof Kandow dan dan 1 telah meninggal dunia.

‘’Pemeritah Kota Tomohon meminta kepada mereka yang telah dirapid test untuk menjalani isolasi mandiri sementara menunggu test kedua yakni sepuluh hari setelah test pertama. Jangan panik, kooperatif,’’ tukas Potuh.

Untuk Maklumat Kapolri dan Maklumat Wali Kota Tomohon dimintakan kepada seluruh pemerintah di kelurahan untuk terus disosialisasikan. Terus dibaca lewat pengeras suara agar masyarakat bisa mematuhinya.(sml)

 

Berita Terkait

Johnru dan Hendrik Mamuaya Berdamai
Rumpesak: Musda Partai Golkar Kota Tomohon Segera Dilaksanakan
Ini Alasan Ketua Golkar Tomohon Dinonaktifkan
Muskot Kickboxing Indonesia Kota Tomohon Segera Digelar, Lasut: Siapa Saja Bisa Mencalonkan Diri
Pimpin Vulkan Swimming dan Finswimming Club, Febry Dien: Pendidikan Karakter Harus Ditanam Sejak Usia Dini
Caroll Senduk Percayakan Wiesye Oroh Jabat Kepala DP3AD Kota Tomohon
Mengawal Demokrasi Lokal: Harapan dan Arah Baru PWI Kota Tomohon Periode 2026–2029Nakhoda Baru di Kota Bunga: Refleksi dan Transisi Paradigma Pers Tomohon
SK Penggantian Ketua DPRD Kota Tomohon Diterima. Waworuntu: Segera Ditindaklanjuti

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:16

Johnru dan Hendrik Mamuaya Berdamai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:36

Rumpesak: Musda Partai Golkar Kota Tomohon Segera Dilaksanakan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:33

Ini Alasan Ketua Golkar Tomohon Dinonaktifkan

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03

Muskot Kickboxing Indonesia Kota Tomohon Segera Digelar, Lasut: Siapa Saja Bisa Mencalonkan Diri

Sabtu, 5 September 2026 - 21:52

Pimpin Vulkan Swimming dan Finswimming Club, Febry Dien: Pendidikan Karakter Harus Ditanam Sejak Usia Dini

Berita Terbaru

 Johnru (kanan) dan Hendrik Mamuaya (kiri) menandatangani Akta Perdamaian dihadapan Notaris

Tomohon

Johnru dan Hendrik Mamuaya Berdamai

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:16

Tomohon

Ini Alasan Ketua Golkar Tomohon Dinonaktifkan

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:33