Dua Warga Tomohon akan Diperiksa Lanjutan Setelah Positif Rapid Test

Rabu, 8 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TOMOHON, (wartasulut)—Pemerintah Kota Tomohon melakukan pemeriksaan terhadap mereka yang memiliki kontak erat dan langsung dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia yang sudah terkonfirmasi Covid-19.

Dari hasil rapid test yang dilakukan terhadap 27 orang yang memiliki kontak erat dan kontak langsung dengan yang meninggal dunia tersebut, 2 di antaranya positif.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Kota Tomohon Yelly Potuh SS yang juga Kepala Bidang Layanan Informasi Publik, Hubungan Media dan Statistik Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tomohon Rabu (8/4/2020).

Menurutnya, kedua orang tersebut masih akan diperiksa lagi melalui pemeriksaan Swab. ‘’Belum tentu hasil rapid test positif lalu yang bersangkutan telah terkonfirmasi Covid-19 karena masih ada pemeriksaan lanjutan. Keduanya warga Kecamatan Tomohon Tengah,’’ jelasnya.

Jumlah tracking yang didata Pemerintah Kota Tomohon lanjutnya, ada 97 orang. Terdiri dari 27 petugas kesehatan dan 67 masyarakat. Dan yang belum dirapid test akan dilakukan sesuai jadwal yang ditetapkan.

Sementara data yang ada hingga hari ini, Jumlah pelaku perjalanan ada 1067, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 28, Pasien Dalam Pengawasan 1 orang, serta terkonfirmasi Covid-19 2 orang (satu sedang dirawat, satu sudah meninggal) dan 2 orang positif rapid test dan akan dilakukan pemeriksaan lanjutan. Yang selesai dalam pemantauan berjumlah 637 orang.

‘’Kepada mereka yang merasa memiliki kontak erat maupun kontak langsung dengan yang terkonfirmasi Covid-19 agar melakukan isolasi mandiri dan melakukan rapid test di rumah sakit maupun Puskesmas yang memiliki alat rapid test,’’ tukas Potuh didampingi dua wakil juru bicara masing-masing dr Maria Sugiarto, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon serta Ellen Timmerman, Kepala Seksi Surviles dan Imunisasi Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon.   (sml)

 

Berita Terkait

Johnru dan Hendrik Mamuaya Berdamai
Rumpesak: Musda Partai Golkar Kota Tomohon Segera Dilaksanakan
Ini Alasan Ketua Golkar Tomohon Dinonaktifkan
Muskot Kickboxing Indonesia Kota Tomohon Segera Digelar, Lasut: Siapa Saja Bisa Mencalonkan Diri
Pimpin Vulkan Swimming dan Finswimming Club, Febry Dien: Pendidikan Karakter Harus Ditanam Sejak Usia Dini
Caroll Senduk Percayakan Wiesye Oroh Jabat Kepala DP3AD Kota Tomohon
Mengawal Demokrasi Lokal: Harapan dan Arah Baru PWI Kota Tomohon Periode 2026–2029Nakhoda Baru di Kota Bunga: Refleksi dan Transisi Paradigma Pers Tomohon
SK Penggantian Ketua DPRD Kota Tomohon Diterima. Waworuntu: Segera Ditindaklanjuti

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:16

Johnru dan Hendrik Mamuaya Berdamai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:36

Rumpesak: Musda Partai Golkar Kota Tomohon Segera Dilaksanakan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:33

Ini Alasan Ketua Golkar Tomohon Dinonaktifkan

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03

Muskot Kickboxing Indonesia Kota Tomohon Segera Digelar, Lasut: Siapa Saja Bisa Mencalonkan Diri

Sabtu, 5 September 2026 - 21:52

Pimpin Vulkan Swimming dan Finswimming Club, Febry Dien: Pendidikan Karakter Harus Ditanam Sejak Usia Dini

Berita Terbaru

 Johnru (kanan) dan Hendrik Mamuaya (kiri) menandatangani Akta Perdamaian dihadapan Notaris

Tomohon

Johnru dan Hendrik Mamuaya Berdamai

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:16

Tomohon

Ini Alasan Ketua Golkar Tomohon Dinonaktifkan

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:33