TOMOHON (wartasulut.co.id)– Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon, melaksanakan kunjungan konsultasi ke balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara, Selasa (9/6/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk mengawal percepatan insfrastruktur dan memastikan kualitas aksebilitas bagi masyarakat. Dan juga berfokus pada koordinasi dan sinkronisasi program pembangunan serta pemeliharaan jalan nasional yang melintasi wilayah Kota Tomohon.
Ketua Komisi II DPRD Kota Tomohon James Kojongian ST memimpin langsung kunjungan ini, dan turut hadir mendampingi anggota komisi II Frangky Oroh Amd, Drs Johny Runtuwene, Ir Feky Rumondor.
Ketua Komisi II James Kojongian menyatakan bahwa konsultasi ini merupakan langkah krusial untuk mensinergikan program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat melalui BPJN. Mengingat Tomohon merupakan kota perlintasan yang strategis di Sulawesi Utara, keandalan jalur transportasi darat menjadi urat nadi perekonomian dan pariwisata.
“Kami hadir di BPJN Sulawesi Utara untuk membawa aspirasi masyarakat Tomohon terkait kebutuhan infrastruktur jalan. Sinergitas antara pemerintah daerah, DPRD, dan BPJN sangat diperlukan agar proyek-proyek jalan nasional yang ada di Tomohon bisa berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan dampak ekonomi yang nyata,” ujar James di sela-sela kegiatan.
Dalam pertemuan resmi tersebut, personil Komisi II Feky Rumondor dan Johny Runtuwene secara bergantian menyampaikan beberapa catatan penting mengenai titik-titik jalan yang memerlukan perhatian khusus, baik berupa peningkatan kapasitas jalan maupun perbaikan drainase guna mengantisipasi kerawanan bencana alam seperti longsor.
Sementara itu, Franky Oroh menekankan pentingnya aspek keselamatan jalan (road safety) dan penerangan di jalur-jalur utama.
Pihak BPJN Sulawesi Utara menyambut baik kedatangan komisi yang membidangi pembangunan dan perekonomian ini. Melalui perwakilan pejabat yang menerima rombongan, BPJN memaparkan rencana strategis penataan jalan nasional di Tomohon serta memberikan komitmen untuk terus meningkatkan koordinasi demi kelancaran pembangunan di lapangan.
Konsultasi yang berlangsung dinamis dan produktif ini diharapkan dapat mempercepat realisasi proyek jalan nasional di Tomohon, sekaligus memastikan alokasi anggaran dari APBN dapat terserap secara optimal untuk kemaslahatan masyarakat Tomohon dan Sulawesi Utara pada umumnya.(sml)







Komentar