Hearing Dinsos, DPRD Tomohon Pertanyakan Data Penerima PKH dan BST

Selasa, 3 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TOMOHON (wartasulut.co.id) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon melalui Komisi I dan Komisi III melaksanakan hearing terhadap Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tomohon dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST), dilaksanakan di ruang rapat DPRD Kota Tomohon, Selasa (3/8/2021).

Dalam hearing tersebut, Ketua DPRD Kota Tomohon, Djemmy Sundah SE, Ketua Komisi I, James Kojongian dan Ketua Komisi III, Miky Wenur mempertanyakan soal data penerima PKH dan BST. Dimana, sudah banyak masyarakat yang mempertanyakan hal tersebut, karena ada masyarakat sebelumnya menjadi penerima, tiba-tiba bukan lagi penerima.

“Mekanisme pendataan untuk masyarakat penerima PKH dan BST harus diperjelas dan disampaikan ke masyarakat, agar masyarakat dapat memahami dan mengerti. Jangan, sudah ada perubahan penerima tapi tidak diketahui masyarakat,” ujar Sundah, Kojongian dan Wenur.

Menjawab pertanyaan tersebut, Kepala Dinsos Kota Tomohon, Vonny Montolalu menjelaskan bahwa untuk data penerima PKH dan BST itu dari Kementrian Sosial yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon tahun 2012 lalu. Namun, data tersebut dikembalikan ke Pemkot Tomohon dan terus dilakukan verifikasi kembali.

“Untuk verifikasi data penerima PKH dan BST ini, petunjuk dari Kemensos bisa dilakukan setiap 3 (tiga) bulan sekali. Dimana, verifikasinya melihat apakah ada penerima yang telah meninggal ataupun sudah mengalami peningkatan perekomonian. Para penerima tersebut akan dihapus dan digantikan dengan penerima yang layak,” jelas Montolalu.

Menanggapi penjelasan Montolalu, anggota DPRD Kota Tomohon meminta agar petunjuk dari Kemensos tersebut apakah berupa surat edaran atau apapun itu harus diberikan ke DPRD Kota Tomohon.

“Jika memang ada pentunjuk dari Kemensos bisa dilakulan verifikasi setiap tiga bulan, petunjuk berupa apa itu, sebaiknya disampaikan ke DPRD. Kemudian, apabila telah melakukan verifikasi dan memperoleh data terbaru bagi masyarakat penerima, sebaiknya juga ada pemberitahuan ke DPRD Kota Tomohon,” tukas Sundah. (erl)

Berita Terkait

Johnru dan Hendrik Mamuaya Berdamai
Rumpesak: Musda Partai Golkar Kota Tomohon Segera Dilaksanakan
Ini Alasan Ketua Golkar Tomohon Dinonaktifkan
Muskot Kickboxing Indonesia Kota Tomohon Segera Digelar, Lasut: Siapa Saja Bisa Mencalonkan Diri
Pimpin Vulkan Swimming dan Finswimming Club, Febry Dien: Pendidikan Karakter Harus Ditanam Sejak Usia Dini
Caroll Senduk Percayakan Wiesye Oroh Jabat Kepala DP3AD Kota Tomohon
Mengawal Demokrasi Lokal: Harapan dan Arah Baru PWI Kota Tomohon Periode 2026–2029Nakhoda Baru di Kota Bunga: Refleksi dan Transisi Paradigma Pers Tomohon
SK Penggantian Ketua DPRD Kota Tomohon Diterima. Waworuntu: Segera Ditindaklanjuti

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:16

Johnru dan Hendrik Mamuaya Berdamai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:36

Rumpesak: Musda Partai Golkar Kota Tomohon Segera Dilaksanakan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:33

Ini Alasan Ketua Golkar Tomohon Dinonaktifkan

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03

Muskot Kickboxing Indonesia Kota Tomohon Segera Digelar, Lasut: Siapa Saja Bisa Mencalonkan Diri

Sabtu, 5 September 2026 - 21:52

Pimpin Vulkan Swimming dan Finswimming Club, Febry Dien: Pendidikan Karakter Harus Ditanam Sejak Usia Dini

Berita Terbaru

 Johnru (kanan) dan Hendrik Mamuaya (kiri) menandatangani Akta Perdamaian dihadapan Notaris

Tomohon

Johnru dan Hendrik Mamuaya Berdamai

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:16

Tomohon

Ini Alasan Ketua Golkar Tomohon Dinonaktifkan

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:33