Duel Berdarah!!! Dua Warga Tinoor II Saling Bacok Gunakan Parang dan Mesin Pemangkas Rumput

Duel Berdarah!!! Dua Warga Tinoor II Saling Bacok Gunakan Parang dan Mesin Pemangkas Rumput
Lexy Nowing sementara di rawat di RS Gunung Maria Tomohon.

Lexy Nowing sementara di rawat di RS Gunung Maria Tomohon.

TOMOHON (wartasulut) — Kelurahan Tinoor II, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon gempar. Pasalnya, dua warganya saling duel menggunakan benda tajam berupa parang dan mesin pemangkas rumput. Duel tersebut terjadi di kompleks perkebunan Tumotoua, sekira pukul 17.00, Senin (27/7/2020).

Akibatnya, kedua warga yang berduel yakni Ronny Toreh (53) dan Lexi Nowing warga Kelurahan Tinoor II, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon langsung dilarikan masyarakat ke Rumah Sakit (RS) Bethesda dan Gunung Maria Tomohon untuk mendapatkan perawatan karena keduanya mengalami luka sabetan benda tajam dibeberapa bagian tubuh.

“Saat terjadi duel berdarah itu, tidak ada saksi yang melihat langsung kejadiannya. Keduanya, setelah mengalami luka serius langsung berhenti duel dan menuju ke jalan kampung. Masyarakat yang melintas melihat ada warga yang mengalami luka kemudian langsung melarikannya ke RS. Mendapatkan informasi terjadi duel berdarah, tim Polsek Tomohon Utara bersama unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Polres Tomohon langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi,” kata Kapolsek Tomohon Utara, AKP Ronny Rondonuwu Psi.

Sementara itu, Katim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Polres Kota Tomohon, Bripka Yanny Watung menjelaskan, bahwa sesuai keterangan kedua pelaku, latar belakang dari perkelahian tersebut, diduga keras terkait masalah tangga yang digunakan untuk memetik cengkih milik dari Lexi Nowing, dirusak oleh Ronny Toreh. Dimana, menurut kecurigaan Ronny, tangga tersebut akan digunakan Lexi untuk memetik cengkih yang dikelolah oleh Ronny.

Saat diinterogasi, Ronny Toreh menerangkan bahwa dirinya pergi ke perkebunan Tumoutoua untuk membersihkan kebun tersebut. Namun, saat tiba dikebunnya sudah terdapat tangga yang disandarkan di pohon cengkih miliknya. Kemudian tangga tersebut diturunkan. Usai diturunkan, dirinya pulang kerumah untuk makan siang, sekira pukul 14.00 Wita dirinya kembali ke kebun dan melihat tangga yang diturunkannya sudah tersandar lagi di pohon cengkih.

“Karena melihat tangga itu sudah disandarkan lagi, Ronny Toreh ini langsung merusak dan memotong tangga tersebut. Kemudian melanjutkan aktifitasnya membersihkan kebun dengan menggunakan mesin pemangkas rumput. Saat sedang memangkas rumput, tiba-tiba datang Lexi dari arah belakang dan langsung mengayunkan parangnya kearah Ronny dan sempat ditangkis, dan terjadilah duel berdarah tersebut,” jelas Watung.

Sedangkan keterangan Lexi Nowing bahwa dirinya tidak terima tangga yang akan digunakannya untuk memetik cengkih telah dirusak Ronny Toreh. Tidak terima perlakuan tersebut dirinya mendatangi Ronny yang sedang memangkas rumput untuk menanyakan hal tersebut.

“Bukannya mendapat jawaban ataupun penjelasan, Ronny langsung melayangkan mesin pemangkasan yang dipegangnya kearah Lexi sehingga mengakibatkan kedua jarinya putus. Kemudian Lexi mengambil parangnya dan membalas menebas Ronny dan terjadilah duel berdarah tersebut,” ujar Watung.

Ditambahkan Watung, bahwa untuk saat ini pihaknya masih akan mengumpulkan bukti-bukti. Apalagi, peristiwa tersebut tidak ada saksi yang melihat langsung.

“Untuk barang bukti berupa parang dan mesin pemangkas rumput sudah diamankan ke Polsek Tomohon Utara. Sedangkan kedua pelaku sedang dalam perawatan. Dimana,
Ronny sudah di rujuk ke RS Prof Kandow Malalayang guna penangan luka yang cukup serius pada kedua pergelangan tangan, dan untuk Lexi masih berada di ruang UGD RS Gunung Maria Tomohon menunggu dokter specialis untuk melaksanakan operasi di bagian kedua jari yang putus,” tukas Watung. (erl)

Ronny Toreh sementara di rawat di RS Bethesda Tomohon.

Ronny Toreh sementara di rawat di RS Bethesda Tomohon.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan